Selasa, 17 September 2013

Sejarah Singkat INISA

Institut Agama Islam Shalahuddin Al-Ayyubi (INISA) adalah sebuah lembaga pendidikan tingkat PerguruanTinggi yang berdiri di atas tanah wakaf di desa Tambun, Kecamatan Tambun, Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat. Tepatnya di Jalan Sultan Hasanuddin 203 Tambun – Bekasi 17510. Tilp. 88323120. Fax. 88323120.
Perguruan Tinggi ini dikelola oleh Yayasan Perguruan Islam El-Nur El-Kasysyaf (YAPINK) Tambun – Bekasi, yang didirikan pada tanggal 17 Januari 1974, Akte Notaris : Ny. Nazly Alida Lubis, SH. No. 1 tanggal 8 Maret 1985 dan terdaftar di Departemen Kehakiman Republik Indonesia, No. 265/1986.
Maksud didirikan lembaga ini adalah :
1.    Membina ke arah pendidikan Jasmani dan Rohani, Umum dan Agama dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi, sesuai dengan Program Pemerintah Republik Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.
2.    Berusaha dalam bidang sosial menuju keadilan dan kemakmuran Agama, Bangsa dan Negara.
3.    Berusaha membantu pemerintah Republik Indonesia di segala bidang yang dibutuhkan.
Berdasarkan diktum tersebut, maka pada tanggal 23 Sya’ban 1403 H yang bertepatan dengan tanggal 5 Juni 1983, YAPINK meresmikan berdirinya Universitas Islam Shalahuddin Al-Ayyubi (UNISA) yang peresmiannya oleh An. Menteri Agama RI, Direktur Penerangan Agama Islam Republik Indonesia, Drs. Effendy Zarkasyi.
Tujuan Pokok didirikannya INISA adalah :
1.    membentuk sarjana muslim yang bertaqwa kepada Allah Swt. yang siap dan sanggup membela dan mempertahankan ajaran-ajaran Islam yang terkandung dalam Kitabullah Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah Saw., berbudi luhur, sehat jasmani dan rohani.
2.    Membentuk sarjana muslim yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi, kreatif, demokratis, berdedikasi, serta siap berjuang dan berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara untuk memperoleh ridla Allah Swt. sebagai khalifatullah fil-ardl.
Nama Shalahuddin Al-Ayyubi dikukuhkan sebagai nama oleh perguruan tinggi ini adalah demi mengenang jasa-jasa seorang pahlawan besar di zamannya, yaitu Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi ( Th. 1138 – 1193 M ), yang dengan gagah berani dan penuh arif bijaksana berhasil membentengi Islam dan ajarannya dari ancaman serbuan tentara Salib yang tidak rela akan agama Allah tetap jaya di muka bumi, yang senantiasa ingin merubah sendi-sendinya sehingga tidak bisa tegak berkibar panji-panjinya.
Nama tersebut diabadikan, karena menengok sejarah berdirinya Yayasan Perguruan Islam El-Nur El-Kasysyaf (YAPINK) dimana saat itu ada sementara golongan tertentu yang ingin mengadakan kebaktian mendidrikan sebuah tempat peribadatan ditengah-tengah masyarakat yang nota bene adalah muslimin yang teguh dan fanatik dalam memegang ajaran agamanya.
Untuk menjawab tantangan ini maka masyarakat Tambun, kemudian dengan sepontanitas mempelopori berdirinya lembaga pendidikan untuk membentengi aqidah putra-putrinya dengan benteng aqidah yang kuat. Berdirilah kemudian Perguruan Islam El-Nur El-Kasysyaf (PINK) yang untuk pertama kalinya membuka pendidikan tingkat Tsanawiyah, disusul kemudian tingkat pendidikan lainnya.
Dewasa ini tingkat pendidikan yang ada adalah :
1.    Taman Kanak-Kanak ( Raudlatul Athfal ) berdiri tahun 1986.
2.    Ibtidaiyah 6 tahun.
a.    Ibtidaiyah PINK I Tambun
b.    Ibtidaiyah PINK II Mekarsari
c.    Ibtidaiyah PINK III Mangunjaya
3.    Tsanawiyah 3 tahun ( Putra/Putri)
4.    Aliyah 3 tahun ( Putra/Putri)
5.    SLTP 3 tahun ( Putra/Putri)
6.    SLTA 3 tahun ( Putra/Putri).
Disamping itu terdapat pula pendidikan non formal berupa Majlis Ta’lim kaum Ibu, kesenian, keterampilan dan methode da’wah.
Maka berdirinya lembaga pendidikan tingkat tinggi dengan nama Shalahuddin Al-Ayyubi diharapkan para mahasiswanya akan menjadi seorang yang kokoh dan kuat dalam pendirian serta teguh dalam memegang prinsip ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah, tidak mudah goyah dalam membela kebenaran dan keadilan serta mampu berkiprah di tengah-tengah masyarakat yang sedang membangun menuju tercapainya cita-cita luhur bangsa Indonesia, mewarnai masyarakat dengan Akhlaqul karimah dan Sunnah Rasulullah serta mampu menjabarkan Arti dan Makna Tri Darma Perguruan Tinggi dengan baik dan benar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar